Strategi Marketing Apple yang Bisa Membuatnya Sesukses Sekarang

Jika kita bicara mengenai perusahaan teknologi terbesar di dunia, apa yang terlintas di pikiran anda? Tepat! Apple telah dikenal di seluruh dunia sebagai perusahaan gadget terbesar yang memproduksi berbagai macam produk gadget eksklusif. Strategi pemasaran Apple yang luar biasa membuat semua produknya, mulai dari smarphone, laptop, pemutar musik tanpa kaset, dan masih banyak lagi menjadi produk gadget kualitas nomor satu dalam market gadget dunia, termasuk di Indonesia. Di Indonesia sendiri, Apple mulai naik pamor sejak tahun 2007, yaitu saat pertama kali merilis produk smartphone. Dalam beberapa tahun kemudian, berbagai produknya melejit dengan sukses dan menjadi brand gadget favorit yang “berkelas” tinggi.

Kesuksesan yang diraih Apple melalui perjalanan panjang yang tidak mudah. Sebelum produk smartphone Apple yang kini merajai pasar teknologi di-launching, Apple melakukan berbagai riset dan analisa konsumen yang membutuhkan waktu bertahun-tahun, sehingga produk tersebut tentunya bukan produk yang “asal-asalan”.

Strategi Pemasaran Apple untuk Meraih Kesuksesan Besar

Strategi pemasaran Apple yang fantastis dan matang tampaknya selalu menghambat perusahaan-perusahaan pesaing untuk menjadi sejajar di level teratas perusahaan teknologi terbesar di dunia. Belajar dari kesuksesan Apple, strategi pemasaran yang brilian bisa kita adopsi untuk menjadi pebisnis yang “berkelas” yang produk inovatifnya selalu dinanti konsumen. Inilah strategi pemasaran yang diterapkan oleh Apple untuk meraih posisi sebagai “perusahaan teknologi terbesar di dunia”.

1 ) Mengedepankan Simplicity (Kesederhanaan) dalam Setiap Produknya

Menampilkan simplicity (kesederhanaan) dalam setiap produk yang diluncurkannya merupakan ide yang unik. Desain yang simple di setiap produk Apple tampaknya merupakan salah satu strategi pemasaran Apple untuk memikat konsumen. Kontras dengan desain yang tampak sederhana, terdapat sistem yang sophisticated. Hal inilah yang membuat produk Apple berbeda dengan produk gadget lain, yaitu kesederhanaan yang membalut kecanggihan di dalamnya.

2 ) Mengandalkan Inovasi

Harga produk Apple yang jauh lebih mahal dibandingkan dengan produk teknologi lain tidak menjadikannya dijauhi konsumen, namun justru semakin dicari. Mengapa Apple berani memasang harga mahal untuk setiap produknya? Tentu saja karena kualitas yang berbanding lurus dengan harga. Selain itu, produk-produk yang inovatif yang sebelumnya tidak ada di tengah-tengah konsumen diciptakan oleh Apple seperti pemutar music tanpa kaset dan laptop yang sebelumnya bahkan tidak pernah dikenal. Inovasi, sebagai bagian dari strategi pemasaran Apple, tidak pernah terhenti dan terus mendorong Apple untuk menciptakan produk-produk yang eksklusif.

3 ) Melibatkan Emosi Konsumen

Menghipnotis” publik dengan cara yang berbeda dan unik yang melibatkan emosi konsumen selalu diterapkan dalam setiap campaign Apple, sehingga apapun produk yang dikeluarkan Apple selalu menjadi trend. Tim Apple mampu menganalisis bahwa faktor penggerak masyarakat untuk membeli gadget tidak selalu mengenai needs, melainkan faktor emosi yang lebih dominan untuk mendorong mereka mengambil keputusan. Lihat saja campaign apple yang bertema “think different” yang sangat ampuh mendorong pembelian produk oleh konsumen.

4 ) Harga yang Lebih Tinggi

Selalu ada anggapan bahwa harga menentukan eksklusifitas. Hal ini dilihat oleh Apple sebagai potensi untuk melejitkan produknya. Bukan rahasia umum bahwa harga produk-produk Apple sangat eksklusif, sehingga tidak semua lapisan masyarakat bisa membeli produk Apple. Harga yang eksklusif ini tentu karena kualitas applikasi software dan sistem yang tidak dapat ditandingi.

Beberapa strategi di atas membuat Apple terus berkembang dan dipercaya konsumen hingga saat ini. Strategi pemasaran Apple tersebut merupakan “resep” ampuh yang harus diterapkan dalam berbagai bisnis agar memperoleh posisi kuat di tengah persaingan bisnis yang merajalela.