Cara Perhitungan Lembur Karyawan Perusahaan Paling Tepat

perhitungan lembur karyawan

Cara perhitungan lembur karyawan sudah seharusnya dilakukan dengan tepat. Sebab perhitungan mengenai upah lembur karyawna ini telah diatur oleh pemerintah. Bahkan pemerintah telah mengeluarkan ketentuan untuk melindungi seluruh hak pekerja yaitu pada UU No. 13 Tahun 2013 yang mengatur tentang ketenagakerjaan. Pekerja atau karyawan memang memiliki kedudukan dan peranan yang sangat penting. Sebab para pekerja inilah yang menjadi tenaga penggerak perusahaan dan pembangunan. Maka sudah seharunya setiap pekerja mendapatkan haknya dan mendapatkan jaminan sosial dari perusahaan.

Jaminan sosial ini termasuk pula upah lemburan yang harus diterima saat pekerja bekerja lebih dari jam yang seharusnya. Namun jika memang seorang pekerja harus lambur dan harus menerima hak lemburannya maka sebaiknya buatlah SPL atau Surat Penugasan Lembur antara Anda dan karyawan atau pekerja yang harus menjalankan tugas lembur.

Ketentuan Lembur

  1. Pekerja mendapat uang lemburan jika bekerja lebih dari 7 jam sehari dan 40 jam seminggu selama 6 hari kerja.
  2. Pekerja mendapat uang lemburan jika bekerja lebih dari 8 jam sehari dan 40 jam seminggu selama 5 hari kerja.
  3. Pekerja mendapat uang lemburan jika bekerja pada hari libur nasional atau pada hari Minggu.

Perhitungan Lembur pada Hari Kerja

  1. Lembur yang dilakukan pada hari kerja adalah 1,5 kali upah kerja selama sejam untuk lemburan jam pertama.
  2. Lembur yang dilakukan pada hari kerja adalah 2 kali upah kerja selama sejam untuk lemburan jam berikutnya.

Perhitungan Lembur pada Hari Minggu dan Libur Nasional

  1. Untuk perusahaan yang memiliki 5 hari kerja maka upah lemburan yang diterima karyawan adalah 2 kali upah sejam untuk 8 jam pertama. Sedangkan upah lemburan untuk jam ke-9 adalah 3 kali upah kerja sejam. Untuk jam ke-10 dan jam ke-11 maka upah lemburan yang diterima adalah 4 kali upah kerja sejam.
  2. Untuk perusahaan yang memiliki 6 hari kerja maka upah lemburan yang diterima karyawan adalah 2 kali upah sejam untuk 7 jam pertama. Sedangkan untuk upah lemburan jam ke-8 adalah 3 kali upah kerja sejam. Karyawan juga akan menerima 4 kali upah kerja sejam pada lemburan jam ke-9 dan jam ke-10.
  3. Perhitungan lembur yang dilakukan pada hari kerja paling pendek seperti misalnya di hari Jumat maka upah lemburan yang diterima karyawan adalah 2 kali upah kerja sejam untuk 5 jam pertama. Kemudian untuk jam ke-6 adalah 3 kali upah kerja sejam. Untuk jam ke-7 dan jam ke-8 maka karyawan menerima 4 kali upah kerja sejam.

Teknologi Perhitungan Lembur Karyawan

Cara perhitungan lembur karyawan tentu saja perlu dipahami dengan benar oleh HRD perusahaan. Sebab upah lembur merupakan hal penting dan juga merupakan hak karyawan. Oleh karena itu perhitungan upah lembur tidak boleh mengalami kesalahan. Perhitungan upah lembur harus dilakukan dengan tepat agar hak seluruh karyawan yang menjalankan lembur bisa dipenuhi. Untuk melakukan perhitungan lembur Anda bisa menggunakan cara manual. Namun di era digital seperti sekarang ini Anda bisa mendapatkan beberapa aplikasi atau software yang bisa digunakan untuk menghitung upah karyawan termasuk upah lemburan. Dengan demikian perhitungan lembur dapat dilakukan dengan tepat dan tanpa kesalahan. Kini menghitung upah lemburan karyawan bisa dilakukan dengan lebih mudah dan lebih praktis serta lebih cepat.